MANUSIA DICIPTAKAN DARI AIR

MENGAPA MANUSIA diciptakan dari tanah
Bismillahhrirrahmannirrahim …. Non-Muslim berkata bahwa Al-Qur’an terdapat pertentangan … diantaranya … Dari manakah manusia itu diciptakan? Dari Segumpal Darah (Qs.96 :1-2). Hal ini bertentangan dgn: * Manusia diciptakan dari air (Qs.21: 30, 24:45, 25:54). * Manusia diciptakan dari tanah liat kering yg berasal dari Lumpur hitam (Qs.15: 26). * Manusia diciptakan dari debu tanah (Qs.3: 59, 30:20, 35:11). * Manusia diciptakan dari bahan yg tidak ada sama sekali (Qs.19: 67). * Manusia diciptakan dari bumi (Qs.11: 61). * Manusia diciptakan dari mani / sperma (Qs.75: 37). Mari kita coba jelaskan, Yang Insya Allah dengan bantuan Allah ta’ala …. Penciptaan manusia ada 4 macam : (1) Langsung dari tanah dan unsur-unsurnya (Adam), (2) dari seorang laki-laki (Hawa), (3) dari seorang perempuan saja (Yesus Kristus), dan (4) dari hasil hubungan antara laki -laki dan perempuan (bani Adam pada umumnya). Quran 19: 9. Tuhan berfirman: “Demikianlah.” Tuhan berfirman: “Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah Aku ciptakan kamu (Zakariya) sebelum itu, padahal KAMU (DI WAKTU ITU) BELUM ADA SAMA SEKALI.” 67. Dan apakah manusia itu memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang IA TIDAK ADA SAMA SEKALI? Quran 24:45. Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan DARI AIR, maka sebagian dari hewan itu ada yg berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dgn dua kaki sedang sebagian (yg lain) berjalan dgn empat kaki. Allah menciptakan apa yg diinginkan-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. DARI AIR = MIN MAA-IN Quran 25:54. Dan Dia (pula) yg MENCIPTAKAN MANUSIA DARI AIR lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa. DARI AIR = MINAL MAA-I Quran 11:61. Dan kpd Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh. Shaleh berkata: “Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (TANAH) dan menjadikan kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah kpd-Nya, Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan (doa hamba-Nya). ” DARI BUMI (TANAH) = MINAL ARDHI Quran 30:20. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yg berkembang biak. Quran 3:59. Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam DARI TANAH, kemudian Allah berfirman kpdnya: “Jadilah” (seorang manusia), maka jadilah dia. DARI TANAH = MIN TURAABIN Quran 37:11. Maka tanyakanlah kpd mereka (musyrik Mekah): “Apakah mereka yg lebih kokoh kejadiannya ataukah apa yg telah Kami ciptakan itu? ” Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat. DARI TANAH LIAT = MIN THIINIL LAAZIB Quran 15:26. Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (ADAM) dari TANAH LIAT KERING (yg berasal) dari LUMPUR HITAM YG DIBENTUK. 27. Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yg sangat panas. 28. Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kpd para malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari TANAH LIAT KERING (yg berasal) dari LUMPUR HITAM YG DIBERI BENTUK”. TANAH LIAT KERING (yg berasal) dari LUMPUR HITAM YG DIBENTUK = MIN SHALSHAALIN MIN HAMA-IN MASNUUN Quran 55:14. Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar, 15. dan Dia menciptakan jin dari nyala api. DARI TANAH KERING SEPERTI tembikar = MIN SHALSHAALIN KAL-FAKHKHAAR Quran 75: 36. Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)? 37. Bukankah dia dahulu setetes mani YG ditumpahkan (ke dlm rahim), 38. kemudian MANI ITU MENJADI segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya, 39. lalu Allah menjadikan darinya sepasang: laki-laki dan perempuan. setetes mani YG ditumpahkan = NUTHFATAN MIN MANIYYIN yumna SEGUMPAL DARAH = ‘ALAQAH Quran 96: 1. Bacalah dgn (menyebut) nama Tuhanmu Yg menciptakan, 2. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal DARAH. dari segumpal darah = MIN ‘ALAQATIN Quran 23: 12. dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari SUATU saripati (berasal) dari tanah 13. kemudian Kami jadikan saripati ITU AIR MANI (yg tersimpan) dlm tempat yg kokoh (rahim). 14. kemudian AIR MANI ITU KAMI JADIKAN segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang KAMI BUNGKUS DGN DAGING, kemudian Kami jadikan Dia makhluk yg (berbentuk) lain. Maka Maha Suci Allah, Pencipta yg paling baik. DARI SUATU saripati (berasal) dari tanah = MIN SALSAALATIN MIN THIIN Quran 15:29. Maka apabila Aku telah menyempurnakan dan telah meniupkan KE dlmnya RUH (CIPTAAN)-KU, maka tunduklah kamu kpdnya dgn bersujud. Ayat-ayat ttg penciptaan manusia pada tidak saling bertentangan tetapi saling melengkapi. Ayat-ayat tersebut menerangkan sepotong-sepotong ttg PROSES PENCIPTAAN MANUSIA. Penciptaan manusia Adam dapat diringkas sebagai berikut: TIDAK ADA => AIR => BUMI => TANAH => LUMPUR HITAM YG DIBENTUK => TANAH LIAT => TANAH KERING SEPERTI tembikar => ditiupkan RUH => MANUSIA ADAM Sedangkan penciptaan manusia bani Adam dapat diringkas sebagai berikut: TIDAK ADA => saripati TANAH (MAKANAN YG DIMAKAN OLEH CALON AYAH) => AIR MANI DLM RAHIM => SEGUMPAL DARAH = > segumpal daging => tulang belulang => TULANG DAN DAGING => MAKHLUK LAINNYA (JANIN YG SEMPURNA) => BANI ADAM KH Bahaudin Mudhary menjelaskan apa yg dimaksud oleh ayat-ayat (Quran 55:14 = SHALSHAAL & FAKHKHAAR, 15:28 = SHALSHAALIN & HAMA-IN, 32:7 = THIIN, 37:11 = THIINIL LAAZIB 3:59, 15:29 = ROH DARI ALLAH) kpd Antonius Widuri sebagai berikut: AW: Kami telah membaca ayat-ayat Al-Quran tentang asal kejadian manusia dlm kitab terjemahan Al-Quran bahasa Indonesia, dlm sebuah surat yg nampaknya antara satu ayat dgn ​​ayat yg lain ada berselisihan sehingga timbul dlm pikiran saya bukan Bibel saja yg berselisih ayat-ayatnya, tetapi kitab Al-Qur’an demikian juga. BM: Silahkan saudara sebutkan ayat-ayat Al-Quran yg akan ditanyakan, Insya Allah yg diragukan oleh saudara itu akan terhapus. AW: Iya, Saya mencatat ayat-ayatnya, saya akan baca. Dikitab Al-Quran: 1. Surat Ar-Rahman ayat 14 menyebutkan bahwa Allah menjadikan manusia berasal dari TANAH YG DIBAKAR. 2. Di surat Al Hijr ayat 28 menyebutkan: “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kpd Malaikat Sesungguhnya Aku (Allah) akan menciptakan seorang manusia (Adam) dari TANAH KERING DAN LUMPUR HITAM YG BERBENTUK ( berupa). ” 3. Disurat As-Sajadah ayat 7 menyebutkan: “dan Tuhan menciptakan manusia dari TANAH.” 4. Di Surat Ash-Shafaat ayat 11 menyebutkan: “Sesungguhnya Aku (Allah) menciptakan manusia berasal dari TANAH LIAT.” 5. Disurat Ali Imran ayat 59 menyebutkan: “Sesungguhnya Aku menciptakan manusia dari TANAH.” Lima ayat yg saya sebutkan ini antara satu dgn ayat yg lain terdapat perselisihan. Cobalah kita teliti. Di ayat ketiga menyebutkan dari “tanah,” di ayat keempat menyebutkan dari ” tanah liat. “Di ayat kelima menyebutkan dari pada” tanah. “Bukankah ayat-ayat Al-Quran nyata-nyata berselisih antara yg satu dgn yg lain. BM: Ya, tampaknya memang demikian. Saya tidak akan mengecewakan Anda. Lanjutkan pertanyaan saudara. AW: Kami ingin bertanya; yg mana yg benar tentang asal kejadian manusia itu. Apakah dari TANAH YG DIBAKAR, apakah dari TANAH KERING DAN LUMPUR, atau dari pada TANAH BIASA, atau dari TANAH LIAT kah?. Jadi menurut pendapat saya, ayat-ayat Al-Quran terdapat perselisihan antara satu ayat dgn ​​ayat yg lain. Bukan ayat-ayat Injil atau di Bibel saja terdapat perselisihan. Kiranya Bapak bisa menerangkan dgn jelas dan tepat. BM: Di kitab Al-Qur’an ada menyebutkan bahwa asal kejadian manusia terdiri dari 7 (tujuh) macam kejadian. Agar diketahui juga oleh saudara-saudara yg hadir disini, saya sebutkan susunan ayat-ayatnya satu demi satu, sebagaimana yg saudara bacakan artinya tadi. 1. Di Surat Ar Rahman ayat 14: “Dia (Allah) membuat manusia seperti tembikar, (tanah yg dibakar). “Yg dimaksud dgn kata” Shal-Shal “di ayat ini adalah: Tanah kering atau setengah kering yakni” Zat pembakar “atau OKSIGEN. 2. Di ayat itu disebutkan juga kata “Fakhkhar,” yg maksudnya adalah “Zat Arang” atau CARBONIUM. 3. Di surat Al Hijr, ayat 28: “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kpd malaikat; sesungguhnya Aku (Allah) akan menciptakan seorang manusia (Adam) dari TANAH KERING DAN LUMPUR HITAM YG BERBENTUK (berupa ) “. Di ayat ini. Tersebut juga” Shal-Shal, “telah saya terangkan, sedangkan kata” Hamaa-in “di ayat tersebut adalah” Zat Lemas “atau NITROGENIUM. 4. Di surat As Sajadah ayat 7: “Dan (Allah ) membuat manusia berasal dari pada ‘TANAH’. “Yg dimaksud dgn kata” thien “(tanah) di ayat ini adalah” Atom zat air “atau HIDROGENIUM. 5. Di Surat Ash Shaffaat ayat 11: “Sesungguhnya Aku (Allah) membuat manusia dari pada TANAH LIAT. “Yg dimaksud dgn kata” lazib “(tanah liat) di ayat ini adalah” Zat besi “atau Ferrum. 6. Di Surat Ali Imran ayat 59: “Dia (Allah) menjadikan Adam dari TANAH kemudian Allah berfirman kpdnya ‘jadilah engkau,’ lalu berbentuk manusia. “Yg dimaksud dgn kata” Turab “(tanah) di ayat ini adalah:” Unsur-unsur zat asli yg ada di dlm tanah “yg dinamai” ZAT-ZAT ANORGANIS ” 7. Di surat Al Hijr ayat 28: “Maka setelah Aku (Allah) sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan RUH-KU kpdnya (Ruh dari-Ku).” Ketujuh ayat Al-Quran yg saya baca ini Allah telah menunjukkan tentang proses kejadiannya Nabi Adam sehingga berbentuk manusia , lalu ditiupkan ruh kpdnya sehingga manusia bernyawa (bertubuh jasmani dan rohani). Sebagaimana disebutkan pada ayat yg keenam tentang kata “Turab” (tanah) adalah zat-zat asli yg ada didlm tanah yg dinamai zat anorganis. Zat Anorganis ini baru terjadi setelah melalui proses pembuahan antara “Fakhkhar” yakni Carbonium (zat arang) dgn “Shal-Shal” yakni Oksigenium (zat pembakar) dan “hamaa-in” yaitu Nitrogenium (zat lemas) dan Thien yakni Hidrogenium (Zat air). Jelasnya adalah persenyawaan antara: Fachchar (Carbonium = zat arang) dlm surat Ar Rahman ayat 14. Shalshal (Oksigenium = zat pembakar) juga dlm surat Ar Rahman ayat 14. Hamaa-in (Nitrogenium = zat lemas) dlm surat Al Hijr ayat 28. Thien (Hidrogenium = Zat air) dlm surat As Sajadah, ayat 7. Kemudian bersenyawa dgn zat besi (Ferrum), yodium, Kalium, Silcum dan mangaan, yg disebut “laazib” (zat-zat anorganis) dlm surat As Shafaat ayat 11. Dlm proses pembuahan tersebut, lalu terbentuklah zat yg dinamai protein. Inilah yg disebut “Turab” (zat-zat anorganis) dlm surat Ali Imran ayat 59. Salah satu diantara zat-zat anorganis yg terpandang penting adalah “Zat Kalium,” yg banyak terdapat dlm jaringan tubuh, teristimewa di dlm otot-otot. Zat Kalium ini dipandang penting oleh karena memiliki aktivitas dlm proses hayati, yakni dlm pembentukan badan halus. Dgn berlangsungnya “Proteinisasi,” menjelmakan “proses penggantian” yg disebut “Substitusi.” Setelah selesai mengalami substitusi, lalu menggempurlah electron -electron cosmic yg mewujudkan sebab pembentukan (Formasi), dinamai juga “sebab ujud” atau Causa Formatis. Adapun Sinar Cosmic itu adalah suatu sinar memiliki kemampuan untuk merubah sifat-sifat zat yg berasal dari tanah. Maka dgn mudah sinar cosmic dapat mewujudkan pembentukan tubuh manusia (Adam) berupa badan kasar (jasmaniah), yg terdiri dari badan, kepala, tangan, mata, hidung telinga dan seterusnya. Sampai disinilah ilmu pengetahuan exact dapat menganalisa tentang pembentukan tubuh kasar (jasmaniah, jasmani manusia / Adam). Sedangkan pada rohani (abstract wetenschap) tentu dibutuhkan ilmu pengetahuan yg serba rohaniah pula, yg sangat erat hubungannya dgn ilmu Metafisika. Cukup jelas tentang ayat-ayat Al-Quran yg saudara sangka berselisih antara satu ayat dgn ​​ayat yg lain dlm hal kejadian manusia (Adam), pada hakikatnya bukanlah berselisih, melainkan menunjukkan proses asal kejadian tubuh jasmani Adam (visible), hingga pada badan halusnya (invisible), sampai berujud manusia. Apakah belum jelas penafsiran ayat-ayat Al-Quran yg saya sampaikan pada saudara? Kalau ada waktu saya akan terangkan juga proses asal kejadian tubuh rohani dari segi ilmu metafisika. ” Kesimpulan: Allah menjelaskan kpd kita bahwa manusia secara umum diciptakan dari air/H2O, setetes sperma, segumpal darah, segumpal daging, dan seterusnya (al. QURAN 23:14). Secara khusus manusia pertama Adam diciptakan dari pembuahan: tanah keras seperti tembikar / oksigenium dan zat arang / carbonium (QURAN 55:14), tanah kering dan lumpur hitam / nitrogenium (QURAN 15:28), “thin” / tanah / hidrogenium (QURAN 32: 7), tanah liat / ferum (QURAN 37:11), “Turab” / tanah / zat anorganik (QURAN 3:59), dan setelah sempurna bentuknya diberikan roh (QURAN 15:29). Hawa diciptakan dari bagian tubuh Adam (QURAN 4:1). Isa / Yesus diciptakan hanya dengan kalimat “Kun” di dlm rahim Maryam (QURAN 3:45,59). Sedangkan QURAN 19:67 berbicara tentang penciptaan roh manusia yg mendahului penciptaan fisik manusia (sebagai perbandingan, baca kembali nubuat -nubuat Perjanjian Lama, khususnya mengenai ramalan kedatangan seorang nabi yg seperti Musa [Ulangan 18:18], tentu saja, roh nabi ini sudah ada sebelum fisiknya). Maha suci Allah dengan segala firmannya … selalu ada jawaban meski kalian mencari-cari kesalahan dalam Islam! semoga bermanfaat …. wassalam ….

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s